Strobo Di Mobil Pribadi

Kijang Innova Berstrobo - gridoto.com
Kijang Innova Berstrobo - gridoto.com

Pengemudi di Indonesia (khususnya di tempat saya tinggal yaitu Jakarta) memiliki kebiasaan yang sangat buruk, dimana hampir mereka semua ingin menerima “special treatment” atau perlakuan khusus untuk memenuhi kepuasan masing-masing agar terasa seperti yang punya jalanan, alhasil banyak pengemudi di jalanan Indonesia sangat pelit. Ditambah lagi dengan para pengemudi yang sama sekali tidak mengetahui aturan karena.. Ayo tebak! Ayo! Iya! Banyak yang buat SIM melalui calo! 

Mengemudi di Indonesia itu “one big mess”. But hey, it could be worse.

Ok, bagi yang beneran baru tahu, memakai strobo di mobil pribadi itu ilegal. Mengutip dari hukumonline.com, aturan ini bagian dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), dan mengatakan bahwa “Lampu isyarat tersebut terdiri atas warna merah, biru, dan kuning. Lampu isyarat warna merah atau biru serta sirene berfungsi sebagai tanda kendaraan bermotor yang memiliki hak utama. Adapun lampu isyarat warna kuning berfungsi sebagai tanda peringatan kepada pengguna jalan lain.” 

Selebihnya, lampu isyarat dan sirene memiliki beberapa tipe dan diperuntukan untuk, 

  1. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
  2. ambulans yang mengangkut orang sakit;
  3. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
  4. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
  5. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
  6. iring-iringan pengantar jenazah; dan konvoi dan/ atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Bagi pengemudi yang tidak masuk dalam kategori-kategori kendaraan tersebut akan dikenakan sanksi pidana, sanksi tersebut adalah “kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.” Namun sanksi ini sepertinya tidak terlalu signifikan, karena di jalan raya masih banyak sekali mobil memakai strobo yang di umpetin di dalam grille depan mobil. Bahkan para pejabat saja seharusnya tidak menggunakan lampu rotator.

Dan jika diperhatikan, pusat-pusat aksesoris mobil juga masih banyak yang menjual strobo-strobo ini. Dari artikel yang saya baca, penjual aksesoris mengatakan cuman sekadar mengingatkan dampak buruknya dari pembeli strobo. Maksudnya apa itu? Seharusnya ya tidak usah dijual sama sekali lah! Tapi jika infeksi Strobophile ini sudah menyebar seperti virus memang menjadi susah untuk dihentikan, apalagi yang Nmax pakai strobo.. Haduh, menyebalkan

Meskipun ada sanksi, ada juga kata “damai deh pak” *hands out paper bills

Strobo ini kan seharusnya diperuntukan untuk situasi darurat saja, jadi jika individu sipil memakai strobo dan sirine, mereka menyalahgunakan alat darurat ini untuk kebaikan diri sendiri. Ini sangat egois, semoga mindset seperti ini segera diubah agar jalanan Indonesia semakin teratur dan rapi.

From AutoVerso Media Instagram

Written by Kevin Bako (@midoristage)

Editorial: The AutoVerso Team

Sources: hukumonline.com, oto.detik.com

https://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt5d723a61969d0/hukumnya-sembarangan-memasang-strobo-di-kendaraan-pribadi/

https://oto.detik.com/mobil/d-4589861/duh-masih-ada-saja-nih-mobil-pribadi-nekat-pakai-strobo

https://oto.detik.com/mobil/d-4695546/kendaraan-pribadi-pakai-strobo-tak-perlu-dikasih-jalan

Office:

Jl. Kedoya Raya No. 3, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta Indonesia 11520

Phone : +62 817 007 3836

Email : contact.autoverso@gmail.com