Rough World

Terror Garage Speedster - Speedhunters (Blake Jones)
Terror Garage Speedster - Speedhunters (Blake Jones)

Akira Nakai adalah sang jenius dibalik RWB, kreasi dia terhadap Porsche di dunia sudah terbukti untuk memisahkan opini. Ada yang suka, ada yang tidak suka. Ada juga yang bilang kerjaannya rapi, namun ada juga yang bilang tidak. Banyak juga yang tidak menyetujui pekerjaan Akira Nakai ini karena satu hal. Sang Purist!

The RWB may not appeal to the Porsche Purists.

Meskipun ini menjadi gaya modifikasi yang sedikit menyakitkan untuk para “Porsche Purists”, Nakai San dan RWB layak dihormati. Mengapa saya bilang begitu? Karena dalam waktu beberapa tahun saja, RWB sudah mendunia sebagai sebuah gaya modifikasi dan sekaligus kultur. Mungkin Nakai San pun juga kaget ketika melihat bahwa beberapa kreasi dia terhadap mobil Porsche ini sudah tersebar di berbagai negara.

Sebetulnya Nakai san tidak bermulai dari Porsche..

Nakai San mulai di tim Drifting bernama “Rough World”, beliau memakai Toyota AE86 berwarna hitam. Namun, pada suatu hari ketika ia sedang di bengkel, dia menemukan Porsche 911 yang sedang rusak. Entah kenapa, tapi dari situ ia membeli Porsche 930 yang akhirnya dia modifikasi sehingga menjadi “Mobil RWB” yang pertama dan salah satu yang paling ikonik. Kemudian, Porsche 930 itu dinamakan “Stella Artois”, seperti nama bir favoritnya.

Setelah membangun Porsche RWB pertama, ia mendirikan perusahaan “Rauh Welt Begriff”, dimana modifikasi yang sesuai dengan “taste” serta “konsep” dari Nakai diterapkan. Disini Nakai San melakukan terhadap mesin, knalpot, bodykit, spoiler dan lain lain. Semua itu dia lakukan oleh Nakai San sendiri. Artinya, jika ada customer yang ingin modifikasi gaya “RWB” namun berada di luar Jepang, customer itu harus memilih antara mendatangkan Nakai San dari Jepang ke negaranya sendiri, atau mengirim Porsche nya ke Jepang agar dikerjakan oleh Nakai San. Cukup repot, namun ini hanya membuktikan bahwa Nakai San menginginkan perasaan intim terhadap semua kreasi dia agar tetap konsisten.

Customer dapat menambah karakter tersendiri terhadap mobilnya.

Meskipun setiap mobil mendapat gaya modifikasi yang sesuai dengan visinya Nakai San, setiap pelanggan akan di interview oleh Nakai San agar mobil RWB itu bisa dipersonalisasi sesuai keinginan dan karakter customer, mau itu suara knalpot, spoiler, bumper, bahkan pilihan fender saja ada berbagai macam!

Banyak yang menyatakan bahwa Nakai San seringkali bekerja di malam hari dan ditemani oleh sebuah rokok, bahkan ketika dia sedang mengantuk, Nakai San masih berani ketika memotong body part seperti fender tanpa “imperfection”. Memang sih, gaya RWB ini cukup kontroversial. Agak sayang jika Porsche tua diperlakukan seperti ini, namun di sisi lain, ini menunjukan bahwa sisi kreativitas Nakai San itu cukup unik. 

Jadi bagaimana? Apakah kalian Tim RWB atau anti-RWB?

From AutoVerso Media Instagram

Editorial: The AutoVerso Team

Sources: oppositelock.kinja.com, fatlace.com, superstreetonline.com, petrolicious.com

https://oppositelock.kinja.com/rauh-welt-begriff-the-story-of-porsches-most-polarizin-1688741469

https://fatlace.com/nakai-sans-lair-the-rauh-welt-begriff-headquarters/

http://www.superstreetonline.com/features/eurp-1011-rauh-welt-begriff-porsches

https://petrolicious.com/articles/this-rauh-welt-begriff-porsche-is-a-masterpiece-of-madness

Office:

Jl. Kedoya Raya No. 3, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta Indonesia 11520

Phone : +62 817 007 3836

Email : contact.autoverso@gmail.com